6 Cara Interview Yang Baik Agar Diterima Kerja Di Perusahaan

Setelah lolos dari tahap wawancara pertama pasti rasanya sangat lega, ya? Tapi, jangan senang dulu masih ada tahap berikutnya yaitu interview user!

Interview user dapat menjadi kesempatan emas bagi kamu untuk menunjukan kesan yang profesional sehingga kamu dapat dianggap menjadi kandidat yang tepat dan potensial untuk posisi yang kamu lamar.

Agar kamu semakin siap dan matang menghadapi wawancara user, ini dia 6 tips yang dapat kamu jadikan sebagai panduan!

1. Mempersiapkan diri secara matang seperti saat wawancara pertamamu

Kamu harus menunjukan antusiasmemu seperti saat kamu mengikuti wawancara pertama bersama HR. Tunjukanlah performa yang baik agar user dapat melihat potensi yang kamu miliki. Antisipasi juga pertanyaan-pertanyaan mengagetkan, seperti “Jika kamu bisa mulai bekerja besok, apa yang akan kamu lakukan untuk 3 bulan ke depan?”

2. Melakukan riset terkait perusahaan yang kamu lamar

Jangan lupa untuk selalu membekali dirimu dengan informasi tentang perusahaan yang kamu lamar. Dengan terlihat mantap dan telah melakukan riset tentang perusahaan, tentunya user akan melihat pribadimu sebagai kandidat dengan motivasi yang kuat.

Informasi yang telah kamu dapatkan juga dapat membantu kamu dalam menjawab pertanyaan tertentu yang diajukan oleh user lho, seperti “apa yang kamu ketahui tentang perusahaan?” dan “mengapa kamu tertarik bekerja di perusahaan ini?”

3. Menjabarkan pencapaian secara spesifik

Hindari untuk menjawab pertanyaan yang spesifik dengan jawaban yang sangat umum. Wawancara user bertujuan untuk memudahkan perekrut untuk mencari kandidat yang lebih unggul dari kandidat lainnya. Kalau kamu menjawab pertanyaannya secara umum tentunya user tidak akan melihat potensi dirimu.

Gantilah jawaban umum seperti “Saya adalah pekerja keras” dengan data-data pencapaian dan pengalaman kerjamu yang akan menunjukan kualifikasi yang kamu miliki.

4. Mengantisipasi pertanyaan mengenai gaji

Walaupun pertanyaan tentang gaji telah diajukan di wawancara sebelumnya, user bisa saja menanyakannya lagi pada wawancara kedua. Oleh karena itu, kamu harus tetap siap untuk menjawab pertanyaan terkait gaji.

Pertimbangkanlah dengan matang sebelum kamu menyebutkan nominal gaji spesifik yang akan kamu ajukan. Pikirkan juga apakah nominal tersebut masuk akal untuk posisi yang kamu lamar. Jangan lupa juga untuk menyertakan hak tunjangan kesehatan, uang kesehatan, ataupun kompensasi lainnya.

5. Membawa resume, CV, dan dokumen yang dibutuhkan

Meskipun user telah memiliki salinan dokumen resume dan CV-mu, alangkah baiknya kamu tetap membekali dirimu dengan dokumen-dokumen tersebut yang mungkin dibutuhkan saat proses wawancara user.

Alangkah baiknya jika kamu dapat membawa portolio pengalaman kerjamu juga. Hal tersebut akan menunjukan keunggulanmu yang tidak kamu cantumkan di CV ataupun resume.

6. Jangan pernah menjelekkan atasan di kantor lama

Kamu tidak perlu untuk menjelek-jelekan atasan atau kantor lamamu saat wawancara bersama user. Dengan melakukan hal seperti itu, kamu malah akan membuat citra dirimu menjadi buruk dihadapan interviewer karena hal tersebut tentunyat tidak etis untuk dilakukan.