Join Indofiles VIP IndoLocker.com - We here to Share

User Tag List

Page 3 of 8 FirstFirst 12345 ... LastLast
Results 21 to 30 of 77

Thread: All About Bali..

  1. #21

    master2slaver's Avatar
    Join Date
    Aug 2012
    Location
    Balifornia
    Posts
    105
    Thanks
    51
    Thanked 93 Times in 43 Posts
    Mentioned
    0 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Pura di Bali

    Sebagai pulau yang mayoritas Hindu, kita bisa menjumpai banyak Pura disini.
    Dan kita sebagai pendatang atau turis, diharuskan mengikuti beberapa prosedural sebelum memasuki Pura.
    Adapun beberapa hal yang perlu kita ketahui :

    1. Usahakan jangan mengunjungi Pura dengan celana pendek atau hotpants (sebenarna bisa di tutupin pake sarung, tapi kalo pengelola Pura menyediakan. Kalau nda ada, brarti dilarang masuk..)
    2. Gunakan juga ikat pinggang yang terbuat dari kain. Klo orang bule nyebutna sash.
    3. Untuk para wanita yang sedang dalam masa period/menstruasi dilarang keras masuk ke area Pura.
    4. Mohon jaga ketenangan di Pura seperti anda menjaga ketenangan di tempat ibadah anda sendiri.
    5. Jika ada upacara di dalam Pura, mohon perhatikan jarak anda dengan lokasi seremoni.
    6. Jangan pernah menghalangi jalan apabila ada peserta upacara sedang melakukan ritual tertentu.
    7. Jangan pernah berdiri atau mengambil posisi lebih tinggi jika anda ingin mengikuti atau berada di dekat prosesi seremoni.
    8. Jangan pernah mengambil foto langsung ke wajah Pedanda (Pemimpin Agama) Itu adalah hal yang sangat tabu.
    9. Mereka akan sangat senang jika anda lebih menghormati prosesi ibadah mereka dan anda juga pastinya seperti itu jugakan.


    Jadi point utamanya klo bisa..kalau bisa kita agak sedikit menjaga jarak jika ada seremoni keagamaan. Walaupun seremoni-nya sepertinya eksotik dan indah, cukup anda rekam dengan memori otak. Hal itu pasti akan jauh lebih berkesan.

    Pura yang terkenal di Bali (6 yang pertama adalah Pura Sad Kahyangan Jagat di Bali yang berlandaskan konsepsi Sad Winayakan)



    Tanah Lot sebuah objek wisata di Bali yang menawrkan keindahan alam untuk melihat matahari terbenam / sunset.
    Objek wisata tanah lot terletak di Desa Beraban Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan, ditempuh sekitar 45 menit dari kawasan Kuta. Di sini ada dua pura yang terletak di di atas batu besar. Satu terletak di atas bongkahan batu, apabila air pasang pura ini akan kelihatan dikelilingi air laut dan satunya lagi, tepatnya di sebelah utara Pura Tanah Lot terdapat sebuah pura yang terletak menjorok ke laut dan di atas tebing.
    Pura Tanah Lot ini merupakan bagian dari pura Sad Kahyangan. Pura Tanah Lot merupakan pura di tengah pantai tempat pemujaan dewa-dewa penjaga laut. Tanah Lot terkenal sebagai tempat yang indah untuk melihat matahari terbenam (sunset), biasanya para tamu akan datang pada sore hari untuk melihat melihat keindahan matahari tenggelam.

    Di tempat ini, dari tempat parkir sampai ke tempat objek wisata/ pura, banyak terdapat art shop yang menawarkan produk kerajinan lokal, banyak kedai miniman dan makanan, juga ada fasilitas kamar kecil / toilet, yang ongkos sewanya tidak seberapa.

    Menurut Legenda Pura Tanah Lot didirikan oleh didirikan oleh sorang Brahmana dari Jawa yang bernama Danghyang Nirartha yang menganut ajaran Hindu, dan beliau berhasil menguatkan kepercayaan masyarakat setempat untuk tentang ajaran Agama Hindu dan Sad Kahyangan. Bendesa Beraban merasa tersaingi banyak pengikutnya meninggalkannya dan menjadi pengikut Danghyang Nirarta. Kemudian Bendesa menyuruh Danghyang Nirartha pergi meninggalkan Tanah Lot. Beliau menyanggupi tapi sebelum meninggalkan Tanah Lot, dengan segala kekuatannya memindahkan Bongkahan Batu ke tengah pantai dan membangun pura disana. Ia juga mengubah selendangnya menjadi ular penjaga pura. Ular ini masih ada sampai sekarang dan ular ini termasuk jenis ular laut yang mempunyai ciri-ciri berekor pipih seperti ikan, warna hitam berbelang kuning. Bendesa Beraban merasa takjub dan kemudian menjadi pengikut Danghyang Nirartha.



    Pura Uluwatu salah satu obyek wisata di bali, dibangun di atas batukarang yang terjal dan tinggi sekitar 70 meter yang menjorok ke laut (samudra Indonesia) yang terkenal dengan keindahan sunset / matahari tenggelam. Pura Luhur Uluwatu berfungsi sebagai tempat pemujaan Dewa Rudra. Pura Uluwatu dipercaya oleh umat Hindu sebagai penyangga dari 9 mata angin atau disebut dengan Pura Sad Kahyangan. Pura Luhur Uluwatu terletak di Desa Pecatu, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali, sekitar 25 km ke arah selatan dar wilayah wisata Kuta, terletak di ujung Barat Daya Pulau Bali.

    Menurut Lontar Kusuma Dewa, pura ini didirikan atas anjuran Mpu Kuturan sekitar abad kesebelas, sebagai tempat untuk menurunkan ajaran Desa adat dengan segala aturan-aturannya dan selanjutnya pura ini dipakai untuk memuja oleh seorang pendeta suci yang bernama Dang Hyang Nirartha, seorang pendeta yang berasal dari Jawa, datang ke Bali pada tahun 1546 M, yaitu pada masa pemerintahan Dalem Waturenggong.
    Pura Uluwatu merupakan salah satu obyek wisata populer di Bali.Pura ini terletak di batu karang yang menjorok ke laut, disini para pengunjung dapat melihat matahari terbenam / sunset yang indah. Di lokasi pura setiap hari diadakan pertunjukan tari Kecak dengan latar belakang sunset yang indah,dengan diiringi oleh kelompok penari laki-laki yang berjumlah sekitar 50 orang. Jika anda Liburan di bali sempatkan untuk menikmati sunset di Uluwatu dengan hiburan tari kecak.



    Pura Besakih adalah sebuah komplek pura yang terletak lereng Gunung Agung yaitu Gunung tertinggi di Bali, tepatnya di Desa Besakih, Kecamatan Rendang Kabupaten Karangasem, Bali. Kalau anda sewa mobil ataupun ikut tour ke objek wisata ini, perjalanan dari bandara sekitar 2.5 jam perjalanan. Areal Pura Besakih sangatlah luas, jika anda berkeinginan untuk mengetahui lebih banyak Pura Besakih ini, mungkin anda harus menghabiskan waktu hampir 1 jam untuk berkeliling di areal ini.Tempat atraksi yang berdekatan dengan Besakih adalah site rafting yang terkenal yaitu rafting di Sungai Telaga Waja. Liburan wisata ke Besakih sambil ikut rafting tentu hal yang menyenangkan.

    Komplek Pura Besakih terdiri dari 1 Pura Pusat yaitu Pura Penataran Agung Besakih dan 18 Pura Pendamping yaitu 1 Pura Basukian dan 17 Pura Lainnya. Semua Umat Hindu terutama yang ada di Bali, mempunyai sebuah pura penyungsungan (tempat persembahyangan) yang disebut Pura Pedarman sesuai dengan wangsa mereka, yang merupakan warisan leluhur secara turun menurun. Pura Penataran Agung adalah Pura yang terbesar di kompleks Pura Besakih, candi-candi atau pelinggihnya lebih banyak, upacaranya juga paling banyak di kawasan Penataran Agung ini. Di Penataran agung ini ada 3 Candi utama dan merupakan intisari dan seluruh bangunan suci (palinggih) yang ada di Pura Agung Besakih. Padmasana-Tiga adalah symbol dari stana tuhan sesuai dengan sifat Tri Murti yaitu Dewa Brahma sebagai Pencipta, Wisnu sebagai Pemelihara dan Siwa sebagai Pelebur. Tempat wisata Besakih berasal dari zaman yang sangat tua, karena banyaknya peninggalan –peninggalan zaman megalitik, seperti menhir, tahta batu, struktur teras pyramid yang ditemukan di kompleks Pura Besakih.



    Pura Goa Lawah terletak sekitar 49km dari Kota Denpasar tepatnya di Kecamatan Dawan,Klungkung atau sekitar 10km sebelah timur Kota Semarapura.Tidak diketahui pasti siapa pendiri dan kapan didirikannya Pura Goa Lawah ini tetapi pura ini diperkirakan didirikan oleh Mpu Kuturan pada abad ke-11.Pura yang dihuni oleh ribuan kelelawar ini termasuk sebagai Kahyangan Jagat atau Sad Kahyangan. Banyak wisatawan asing dan domestik ikut tour dan berkunjung ke objek wisata ini.



    Bertanyalah di mana pusat dunia kepada warga Desa Pejeng, Gianyar, maka dengan cekatan mereka akan mengatakan bahwa di Pura Pusering Jagatlah tempatnya. Bagi mereka di Pura Pusering Jagatlah awal mula kehidupan dan peradaban dunia. Keyakinan itu kemungkinan besar karena Pusering Jagat memang berarti pusat semesta.

    Pura Pusering Jagat memang merupakan pura penting di Bali. Pura ini termasuk satu dari enam pura kahyangan jagat yang berposisi di tengah-tengah. Dalam kosmologi Hindu, tengah adalah sthana (tempat bersemayam) Dewa Siwa.

    Pura Pusering Jagat terletak di desa Pejeng yang di masa lampau merupakan pusat Kerajaan Bali Kuna. Banyak yang menduga bahwa kata pejeng berasal dari kata pajeng yang berarti payung. Dari desa inilah raja-raja Bali Kuna memayungi rakyatnya. Namun, ada juga yang menduga kata pejeng berasal dari kata pajang (bahasa Jawa Kuna) yang berarti sinar. Diyakini, dari sinilah sinar kecemerlangan dipancarkan ke seluruh jagat.

    Dalam lontar-lontar kuna, Pura Pusering Jagat juga dikenal sebagai Pura Pusering Tasik atau pusatnya lautan. Penamaan itu akan mengingatkan masyarakat Hindu kepada cerita Adi Parwa yang mengisahkan perjuangan para dewa dalam mencari tirtha amertha (air kehidupan) di tengah lautan Ksirarnawa.

    Di pura ini terdapat arca-arca yang menunjukkan bahwa pura ini adalah tempat pemujaan Siwa seperti arca Ganesha (putra Siwa), Durga (sakti Siwa), juga arca-arca Bhairawa. Ada juga arca berbentuk kelamin laki-laki (purusa) dan perempuan (pradana). Dalam ajaran Hindu, Purusa dan Pradana ini adalah ciptaan Tuhan yang pertama. Purusa adalah benih-benih kejiwaan, sedangkan Pradana benih-benih kebendaan. Pertemuan Purusa dan Pradana inilah melahirkan kehidupan dan harmoni.

    Di pura ini juga terdapat peninggalan kuno berbentuk bejana yang disebut sangku sudamala yang melambangkan limpahan air suci untuk kehidupan. Di dalam sangku sudamala ini terdapat gambar yang menandakan angka tahun Saka 1251.



    PURA Luhur Batukaru adalah pura sebagai tempat memuja Tuhan sebagai Dewa Mahadewa. Karena fungsinya untuk memuja Tuhan sebagai Dewa yang menumbuhkan tumbuh-tumbuhan dengan mempergunakan air secara benar, maka di Pura Luhur Batukaru ini disebut sebagai pemujaan Tuhan sebagai Ratu Hyang Tumuwuh -- sebutan Tuhan sebagai yang menumbuhkan.

    Tuhan sebagai sumber yang mempertemukan air dengan tanah sehingga muncullah kekuatan untuk menumbuhkan tumbuh-tumbuhan. Tumbuh-tumbuhan itu akan tumbuh subur dengan daunnya yang hijau mengandung klorofil sebagai zat yang menyelamatkan hidup. Pemujaan Tuhan di Pura Luhur Batukaru hendaknya dijadikan media untuk membangun daya spiritual membangun semangat hidup untuk secara sungguh-sungguh menjaga kesuburan tanah dan sumber-sumber air.

    Dengan tanah yang terjaga kesuburannya dan sumber-sumber air terlindungi, maka tumbuh-tumbuhan akan subur. Tumbuh-tumbuhan yang subur akan berlanjut terus apabila udara tidak tercemar oleh emisi CO2. Udara yang tercemar akan dapat menimbulkan hujan asam yang merusak pucuk tumbuhan-tumbuhan. Jadi pemujaan Tuhan sebagai Sang Hyang Tumuwuh memiliki makna yang dalam bagi kehidupan umat manusia di bumi ini. Adanya konferensi tentang merubahan cuaca yang diikuti oleh 187 negara di Nusa Dua patut dijadikan momentum untuk mengingatkan diri kita tentang nilai yang terkandung di balik Pemujaan Sang Hyang Tumuwuh di Pura Luhur Batukaru.

    Pura Luhur Batukaru terletak di Desa Wongaya Gede Kecamatan Penebel Kabupaten Tabanan. Lokasi pura ini terletak di bagian barat Pulau Bali di lereng selatan Gunung Batukaru. Kemungkinan besar nama pura ini diambil dari nama Gunung Batukaru ini. Bagi mereka yang ingin sembahyang ke Pura Luhur Batukaru sangat diharapkan terlebih dahulu sembahyang di Pura Jero Taksu. Pura Jero Taksu ini memang letaknya agak jauh dari Pura Luhur Batukaru.

    Tujuan persembahyangan di Pura Jero Taksu itu adalah sebagai permakluman agar sembahyang di Pura Luhur Batukaru mendapatkan keberhasilan. Pura Taksu ini merupakan bagian yang tak terpisahkan dengan Pura Luhur Batukaru. Setelah itu barulah menuju pancuran yang letaknya di bagian tenggara dari pura utama namun tetap berada dalam areal Pura Luhur Batukaru.

    Air pancuran ini adalah untuk menyucikan diri dengan jalan berkumur, cuci muka dan cuci kaki di pancuran tersebut terus dilanjutkan sembahyang di Pelinggih Pura Pancuran tersebut sebagai tanda penyucian sakala dan niskala atau lahir batin sebagai syarat utama agar pemujaan dapat dilakukan dengan kesucian jasmani dan rohani.



    Pura ini terletak di puncak bukit Bisbis, termasuk wilayah kecamatan Abang, Kabupaten Daerah Tingkat II Karangasem, sebagai tempat suci untuk memuliakan dan memuja Ida Sanghyang Widhi Wasa dalam perwujudannya sebagai Icwara. Pura ini berstatus sebagai salah satu “Sad Kahyangan Jagad” sehingga dengan demikian jelas bahwa pura ini merupakan penyungsungan jagat yg terletak pada arah timur pulau Bali. Dengan demikian dilihat dari segi letak, dapat dijelaskan bahwa fungsi dari pura ini sebagai perlambang untuk menjaga keseimbangan alam semesta.
    Berdirinya Pura Lempuyang Luhur ini tidak dapat dipisahkan dengan peristiwa turunnya “Bhatara Tiga” pada zaman dahulu dari gunung Semeru di Bali dan kejadian-kejadian sesudah peristiwa tersebut.

    -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

    Objek wisata Goa Gajah ini adalah termasuk situs kuno, hal ini bisa dilihat dari Peninggalan Purbakala. Di pelataran Pura Goa Gajah terdapat Petirtaan Kuna 12 x 23 M2, terbagi atas tiga bilik. Dibilik utara terdapat tiga buah Arca Pancuran dan di bilik Selatan ada Arca Pancuran pula, sedangkan di bilik tengah hanya terdapat apik arca. Di sekitar goa juga terdapat kolam pertitaan dengan tujuh patung widyadara-widyadari yang sedang memegang air suci. Konon ketujuh pancuran ini sebagai perlambang tujuh sungai penting yang sangat dihormati di India.



    Pura Gunung Kawi adalah salah satu pura kuno di Bali. Untuk mengunjungi pura ini, anda harus menuruni anak tangga sekitar 320-an. Sesampaina dibawah anda akan mendapatka ukiran candi di tebing kapur. Ukiran tersebut nota bene adalah kuburan dari Raja Bali yaotu Udayana. Ukiran tersebut diukir dengan kuku oleh patih kerajaan yang sangat sakti yaitu : Kebo Iwa



    Objek wisata Pura Taman Ayun adalah merupakan pura Ibu (Paibon) bagi Kerajaan Mengwi, di Bali. Dikelilingi kolam ikan sehingga pada saat berada di tempat ini seolah-olah berada di tengah danau, dibangun pada abad 17 (konon dibangun tahun 1634) oleh raja pertama Kerajaan Mengwi Tjokerda Sakti Blambangan dengan arsitek yang berasal dari cina. Awalnya pura ini didirikan karena pura2 yang saat itu tersedia jaraknya terlalu jauh untuk dijangkau oleh masyarakat Mengwi. Letak Pura Taman Ayun adalah di Desa Mengwi Kabupaten Badung, Bali, kira-kira terletak 18 Kilometer arah Utara Kuta.

    Pura ini sempat hancur karena Gempa Bumi hebat yang terjadi pada 1917 . Perbaikan secara besar-besaran dilaksanakan tahun 1937, dan Pada tahun 1949 dilaksanakan perbaikan terhadap kori agung, gapura bentar, dan pembuatan wantilan yang besar. Candi bentar dan tugu yang tingginya mencapai 16 meter di halaman bagian dalam pura tersebut dibangun sesuai arsitektur Jawa, sedangkan tugu candi yang kecilberupa tempat duduk dari batu berjumlah 64 buah merupakan tugu leluhur jaman megalitikum untuk mengenang para ksatria yang gugur dalam medan perang.

    Pura Taman ayun mempunyai luas 100 x 250 m2, terbagi menjadi, pelataran luar dan pelataran dalam. Pelataran Luar terdapat disisi luar kolam, pelataran Dalam di bagi tiga, yang pertama adalah pelataran dalam pertama adalah tempat untuk istirahat sambil menikmati keindahan pura, yang kedua adalah pelataran dalam kedua tempatnya lebih tinggi dari pelataran dalam yang pertama, disini terdapat 9 relief penjaga setiap penjuru mata angin atau menurut kepercayaan Hindu Bali dikenal sebagai Dewata Nawa Sanga, yang ketiga yaitu Pelataran Dalam ketiga, letaknya paling tinggi, pintu Gelung dengan posisi di tengah akan dibuka hanya pada saat upacara sebagai tempat keluar masuknya arca dan peralatan upacara lainnya. Sedangkan dua pintu lagi yang di kiri dan di kanan berfunsi untuk aktivitas keluar masuk kegiatan sehari hari., di sini tempat yang paling utama dan suci, terdapat beberapa candi dan meru yang merupakan tempat pemujaan.



    Danau Beratan - Bedugul, Bali, merupakan sebuah tempat di Bali yang terletak di daerah pegunungan yang memiliki suasana sejuk dan nyaman, bisa menikmati keindahan danau Beratan dan Pura Ulun Danu, terletak di Desa Candi Kuning, Kecamatan Baturiti, Tabanan. Jaraknya kurang lebih 70 km dari wilayah wisata Kuta/ Bandara Ngurah Rai. Bangunan yang terdapat di areal wisata Bedugul ini merupakan bangunan tempo dulu dan terbilang kuno, tapi semua keadan fisiknya masih bersih dan tertata dengan rapi. Kalau dari bandara bisa ditempuh 2 jam perjalanan dengan mobil .

    Terletak di dataran tinggi, menyebabkan objek wisata di Bali ini sangat sejuk dan kadang-kadang di selimuti kabut, keindahan alam pegunungan dan Danau Beratan yang bersih, di tengahnya ada sebuah pura Ulun Danu yang merupakan tempat pemujaan kepada Sang Hyang Dewi Danu sebagai pemberi kesuburan, akan sangat sayang sekali kalau di lewatkan. Memang banyak wisatawan melakukan wisata tour selama liburan di Bali.

    Wisatawan bisa menikmati waktu wisata dengan santai sambil jalan kaki, menyewa perahu, banyak wisatawan nusantara berkunjung ke sini pada waktu musim liburan tiba. Ada Kebun Raya di Bedugul yang merupakan satu satunya di Bali, berbagai jenis buahan-buahan dan sayur mayur tumbuh dengan subur di daerah ini. Penduduk setempat menjual hasil kebunnya di pasar setempat dan juga di jual ke daerah lain di Bali.



    Beberapa Pura lain akan menyusul..

  2. The Following 3 Users Say Thank You to master2slaver For This Useful Post:


  3. #22
    lell's Avatar
    Join Date
    Jun 2012
    Location
    Palangkaraya
    Posts
    404
    Thanks
    185
    Thanked 395 Times in 210 Posts
    Mentioned
    0 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default

    Ulas juga dong Goa Pelangi di Bangli, Bali



    Atau udah ada, akunya kelewatan nggak baca ya? hehehe.

  4. The Following User Says Thank You to lell For This Useful Post:


  5. #23

    master2slaver's Avatar
    Join Date
    Aug 2012
    Location
    Balifornia
    Posts
    105
    Thanks
    51
    Thanked 93 Times in 43 Posts
    Mentioned
    0 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default

    Quote Originally Posted by lell View Post
    Ulas juga dong Goa Pelangi di Bangli, Bali



    Atau udah ada, akunya kelewatan nggak baca ya? hehehe.


    Sebelomnya sih belom ada..
    tadi iseng nanyain supir yg sering bawain tamu europe..
    nah..dia bilang klo kesana enaknya pagi..
    krna pas pagi sinar mataharina pas lumayan kuatna..
    jadi sebenarna ini termasuk objek wisata alami yang undefined..
    karena ini ditemukan oleh warga2 sekitar dan beredar dari mulut ke mulut..
    sama seperti bukit bintang di jimbaran..

    berhubung lokasina jauh dari TS dan TS juga blom pernah kesana..jadi mohon maaf klo informasi yang TS kumpulkan tidak tepat..

  6. The Following 2 Users Say Thank You to master2slaver For This Useful Post:


  7. #24

    master2slaver's Avatar
    Join Date
    Aug 2012
    Location
    Balifornia
    Posts
    105
    Thanks
    51
    Thanked 93 Times in 43 Posts
    Mentioned
    0 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Activity in Bali

    Hai all..
    Kali ini saia akan membahas beberapa aktifitas yang bisa dilakukan di Bali. Sebenarna banyak banget..dan kebanyakan..tapi kita sort 1 per satu..seperti biasa..mohon ingetin TS apabila ada kelupaan..


    Ada beberapa waterpark di Bali..klo nda salah 3 yak..
    Yang paling terkenal Waterbom di Kartika Plaza..HTM-na kurang lebih 210rb untuk dewasa..
    Trus ada Circus Waterpark di Jalan Kediri - Kuta..HTM-na kurang lebih 80rb untuk dewasa..
    Satu lagi yang paling jauh..New Kuta Waterpark di deket Dreamland..HTM-na kurang lebih 100rb-an..



    Bisa dijumpain di daerah Sanur dan Tanjung Benoa. Biasana lebih murah beli dari agent karena nda perlu negotiate lagi. Harga tergantung dari aktifitas yang diambil. Standard untuk 3 aktifitas sperti Parasailing,Banana Boat & Rolling Doughnut sekitaran 3000rb per orang sudah termasuk mineral water dan hotel pickup.




    Rafting terbagi dua disini. Ayung River dan Telaga Waja River. Ayung menyediakan riam jeram yang lebih soft. Cucok bagia para pemula, membawa anak atau pasangan yang sedang honeymoon. Sementara Ayung lebih menantang..dengan grade 3-4 bisa membuat anda dan teman2 habis pita suara karena teriak - teriak.

    Oi yah..untuk tubing hanya bisa dilakukan di Ayung dan sungai kecil lainna bernama Petang



    Di Bali sangat banyak spot untuk diving. Beberapa vendor aktifitas menyediakan : Fun Dive (Non License) ; Diving with Tandem (Non Licensed) ; Diving with Tandem (Licensed) ; Dive Alone (Licensed)
    Anda bisa diving di bali walalupun belum memiliki license dll. Anda akan di pandu oleh tandem anda. Untuk fun dive biasanya hanya terbatas di Nusa Dua area ajah. Klo Diving with Tandem anda bisa menjelajah lebih banyak. Anda bisa memilih area seperti : Amed ; Tulamben ; Menjangan ; Lembongan hingga ke Nusa Penida.



    Ada beberapa Golf Course di Bali ini yang sudah termasuk kualitas kelas dunia. Mulai dari Pan Pacific di Tanah Lot, di Dreamland, Sanur, Nusa Dua dan di Bedugul. Jika anda penyuka golf anda akan mendapatkan banyak tantangan bermain di Bali ini.



    Ada banyak cruise di Bali. Beberapa antaranya : Bali Hai, Bounty, Quiksilver, Sail Sensation and The Waka. Biasanya mereka menawarkan Day Cruise yang menuju ke Lembongan atau pontoon di daerah Lembongan. Ada juga beberapa yang menyewakan private charter yacht untuk day cruise. Kemudian sore hari ada sunset dinner cruise. Biasanya tidak terlalu jauh ke tengah laut.



    Di Bali sendiri ada 2 buah pertunjukan teater. Di Bali Safari dan di Nusa Dua. Dua - duanya menawarakan cerita berbeda dan didukung special effect yang sangat menghibur mata anda.




    2 tarian ini sangat terkenal di Bali. Untuk Barong, anda bisa menonton di daerah Batubulan dengan tiket seharga 80rb per orang di pagi hari. Biasanya start jam 9 pagi. Sementara untuk kecak ada di 2 tempat favorit : Uluwatu dan Tanah Lot. Harga untuk Kecak tidak jauh berbeda dengan Barong.



    Ada banyak spot menarik untuk cycling di Bali. Rute paling umum adalah Kintamani dan Ubud. Anda biasanya akan dipandu melewati desa - desa kecil.



    Ada beberapa tempat untuk melihat binatang seperti Bali Safari & Marine Park dan Bali Zoo. Beberapa tempat menyediakan hewan khusus saja. Seperti Bali Bird Park dan Elephant Safari Park



    Ingin mencoba memasak lawar atau masakan bali lainnya. Di Bali anda bisa menemukan banyak cooking class. Biasanya start di pagi hari untuk mengunjungi pasar tradisional dan selesai hingga tengah hari.



    Sudah lelah dengan seluruh aktifitas diatas. Di Bali banyak menawarkan jasa spa. Mulai dari full treatment dari kepala hingga ujung kaki. Anda bisa menikmati layananan standard,medium hingga VIP di beberapa spa terkemuka di Bali.

    demikian dari saia..mohon mangaf kalo kurang lengkap..apabila ingin di tambahkan.. nuhun di post disini..

  8. The Following 4 Users Say Thank You to master2slaver For This Useful Post:


  9. #25


    Join Date
    Sep 2012
    Posts
    13
    Thanks
    49
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Mentioned
    0 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default

    suka banget sama ubud

  10. #26


    Join Date
    Jan 2011
    Posts
    4
    Thanks
    1
    Thanked 0 Times in 0 Posts
    Mentioned
    0 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default

    wah info nya lengkap nih
    bookmark dl ah...

  11. #27

    master2slaver's Avatar
    Join Date
    Aug 2012
    Location
    Balifornia
    Posts
    105
    Thanks
    51
    Thanked 93 Times in 43 Posts
    Mentioned
    0 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default

    Quote Originally Posted by master2slaver View Post


    Sebelomnya sih belom ada..
    tadi iseng nanyain supir yg sering bawain tamu europe..
    nah..dia bilang klo kesana enaknya pagi..
    krna pas pagi sinar mataharina pas lumayan kuatna..
    jadi sebenarna ini termasuk objek wisata alami yang undefined..
    karena ini ditemukan oleh warga2 sekitar dan beredar dari mulut ke mulut..
    sama seperti bukit bintang di jimbaran..

    berhubung lokasina jauh dari TS dan TS juga blom pernah kesana..jadi mohon maaf klo informasi yang TS kumpulkan tidak tepat..
    Ini hanya sample..karena kamera gw gk mumpuni untuk motret bintang seperti ini.tapi kurang lebih seperti ini gambaran pemandangan dari Bukit Bintang - Jimbaran


    Ini adalah objek wisata non listed..lokasi na juga terletak di ujung komplek perumahan di depan GWK..

    untuk info dan keterangan selanjutna bisa di cek :
    https://foursquare.com/v/bukit-bintang/4c43eed8dd1f2d7f66387ff9
    http://www.flickr.com/photos/tutde/7949267858/

    not much to say..
    but if you like night scenery or stargazing..this place is one of the best spot in Bali..

  12. The Following User Says Thank You to master2slaver For This Useful Post:


  13. #28

    Spirit's Avatar
    Join Date
    Apr 2012
    Location
    Kampung Virtual
    Posts
    3,937
    Thanks
    5,460
    Thanked 2,661 Times in 1,437 Posts
    Mentioned
    3 Post(s)
    Tagged
    2 Thread(s)

    Default

    @master2slaver
    coba masukan data ubud, ttg penginapan dan akses dari bandara

  14. #29

    master2slaver's Avatar
    Join Date
    Aug 2012
    Location
    Balifornia
    Posts
    105
    Thanks
    51
    Thanked 93 Times in 43 Posts
    Mentioned
    0 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default

    Quote Originally Posted by Mojave View Post
    @master2slaver
    coba masukan data ubud, ttg penginapan dan akses dari bandara
    siap..akan dilaksanakan..
    data sedang dikumpulkan..maaf agak jarang update..karena agak sedikit sibuk ama real life disini..
    Last edited by master2slaver; 04-10-2012 at 16:38 PM.

  15. The Following User Says Thank You to master2slaver For This Useful Post:


  16. #30

    master2slaver's Avatar
    Join Date
    Aug 2012
    Location
    Balifornia
    Posts
    105
    Thanks
    51
    Thanked 93 Times in 43 Posts
    Mentioned
    0 Post(s)
    Tagged
    0 Thread(s)

    Default Ubud : Where Finest Arts & Craft Meet !

    Desa Ubud adalah desa tradisional yang membawahi 13 Banjar (semacam dusun) dan enam kelurahan, berlokasi di Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, berjarak sekitar 20 KM dari Denpasar, yang dapat pula ditempuh dari Kota Gianyar. Ubud terletak di dataran tinggi sekitar 300 meter dari permukaan laut. Cuaca di Ubud sangat bersahabat dibandingkan dengan tempat lain di Bali, cuacanya relatif sejuk sangat ideal bagi siapa saja untuk menginap di tempat yang indah ini. Desa nan cantik ini didiami oleh masyarakat yang umumnya memeluk agama Hindu, yang senantiasa melestarikan alam secara santun, hingga tempat ini kerap dikunjungi banyak wisatawan atau masyarakat atau para sineeas guna menemukan ide.

    Kelahiran Desa Ubud

    Desa Ubud yang dikenal juga sebagai desa budaya, dimana kita dengan mudah menemukan masyarakat setempat yang memelihara adat-istiadat dari upacara keagamaan hingga pementasan tarian tradisional. Desa ini begitu kaya akan budaya dengan sejarah warisan para maestro, seperti I Gusti Nyoman Lempad (1862 - 1978), Anak Agung Gede Sobrat (1919 - 1992), I Gusti Made Deblog (1910 - 1968), dan dilanjutnya generasi setelahnya seperti: I Gusti Ketut Kobot, Ida Bagus Made, Dewa Putu Bedil, Ida Bagus Rai dan lainnya.

    Ketenaran para seniman di atas akhirnya memberikan inspirasi pada banyak seniman barat untuk tinggal di Bali, khususnya Ubud. Pada tahun 1920-an, dua orang seniman Eropa yang bernama Rudolf Bonnet dari Belanda dan Walter Spies dari Jerman menorehkan sejarah baru akan tumbuhnya lukisan yang artistik di desa-desa di Ubud. Lalu seniman Eropa tersebut memperkenalkan teknik estetik Eropa khususnya area pencahayaan, bayangan, perspektif dan anatomi. Semua seniman lokal menyerap teknik-teknik baru tersebut yang cocok dengan nilai dan berdasar pada pemahaman setempat namun tetap mengambil unsur tradisional yang dapat memberi ciri yang unik dengan nama Ubud.

    Desa Ubud makin dikenal sebagai tempat lahirnya semua pelukis karena adanya kerjasama antara Tjokorda Gede Agung Sukawati dan Rudolf Bonnet untuk membetuk Pita Maha, yang merepresentasikan tempat untuk berembug perkembangan seni dan masalah-masalah seputar lukisan, serta pula saling bertukar pikiran dan memperkenalkan karya seni yang mereka miliki. Baru-baru ini seorang aktris, Julia Robert shooting film EAT, PRAY, LOVE di daerah Ubud.

    Tempat yang Menarik dikunjungi

    Tidak lengkap rasanya jalan-jalan ke Ubud jika tidak mengunjungi Puri Saren (Puri Ubud) dan pasar tradisional, karena keduanya merupakan ruh dan ciri khas dari Ubud itu sendiri. Purinya sangat menawan dengan bangunan tradisional yang cantik, yang terisi dengan benda-benda berestetika tinggi. Puri ini berhawa sejuk menyegarkan dan memberi rasa tenang bagi semua pengunjung. Beberapa maestro pelukis dari Eropa yang tinggal di Bali antara lain: Rudolf Bonnet, Walter Spies, Arie Smith, Antonio Blanco, Hans Snell dan lainnya. Para maestro tersebut secara tidak langsung turut mengangkat citra pariwisata Bali melalui karya-karyanya yang bertema budaya dan alam Bali. Ida Tjokorda Agung Sukawati menyediakan purinya sebagai tempat tinggal bagi para tamu istimewanya tersebut.

    Perkembangan Ubud

    Pada tahun 1928 Tjampuhan Hotel didirikan, lalu pada tahun 1934 hotel ini dibuka sebagai tempat tinggal para tamu raja dan juga dipakai sebagai pusat kegiatan organisasi Pita Maha. Tjampuhan Hotel adalah hotel tertua di Bali yang tetap mempertahankan style tradisional. Dalam perkembangan selanjutnya, Ubud menjelma menjadi salah satu daerah tujuan wisata di Kabupaten Gianyar yang memiliki cita rasa nan unik.


    Jika anda dari bandara, anda bisa mengambil Taxi Bandara untuk mengantar anda ke Ubud. Dengan harga kisaran 150rb-200rb (tergantung lokasi)
    Jika anda ingin membawa kenderaan sendiri anda bisa melewati jalan By Pass Ngurah Rai menuju arah Sanur. Setelah tiba di perempatan KFC Sanur, anda lanjutkan perjalanan anda lurus saja hingga mendapati simpang Batubulan (2 lampu merah setelah simpang KFC Sanur).

    Disimpang tersebut anda langsung belok kanan memasuki Jalan Raya Batu Bulan. Ikuti jalan tersebut hingga anda mendapati pertigaan yang ada patung Barong, lalu belok ke kanan ke Jalan Raya Celuk.

    Ikuti lagi jalan tersebut hingga anda mendapati lampu merah pertama (sering gak idup lampu merahnya) lalu belok kiri. Ikuti jalanan yang turun naik, hingga anda mendapati pertigaan dengan sign : Kiri = Ubud ; Kanan = Gianyar. Nah disini bagian yang sedikit lucu..kalau anda ingin agak sedikit lama diperjalanan anda bisa mengambil jalan ke kiri dan ikuti terus jumpa perempatan dan belok kanan lalu teruskan hingga anda mendapati pertigaan yang mengharus kan anda untuk belok kiri karena jalan terus tidak diperbolehkan. Dan anda sudah berada di Ubud. Silahkan ikuti jalanan, maka anda akan melewati Monkey Forest Ubud dan akan tembus di Pasar Seni Ubud.

    Jika anda belok kanan maka anda akan tiba di perempatan sekali lagi dan belok kiri (jangan lurus..ntar malah nyasar ke Gianyar) maka anda akan memasuki Desa Mas. Silahkan ikuti saja jalan tersebut hingga mentok pertigaan belok kiri lagi (belok kanan menuju Goa Gaja). Lalu lurus sediikit dan ada pertigaan lagi. Disini anda juga akan dihadapkan dengan pilihan, jika anda memilih lurus maka anda akan menjumpai rute yang akan anda lewati jika belok kiri pada saat di pertigaan Desa Celuk. Jika anda mengambil belok kanan. Silahkan ikuti jalanan lurus hingga mendapati pertigaan Patung Arjuna. Belok kiri (jangan lurus kecuali anda ingin ke Kintamani) maka anda akan tiba di Pasar Seni Ubud.


    Backpacker Hotel:Banyak pilihan hotel mulai budget backpacker hingga budget yang unlimited. Berhubung kantor saia ndak pernah mendapatkan bookingan ala backpacker jadi saya tidak tahu banyak yah. Tapi anda bisa mencari losmen murah didaerah pinggiran Ubud. Biasanya mereka banyak pasang iklan dipinggir jalan. Silahkan anda tilpun,nego harga lalu sebutin posisi anda biar bisa dijemput oleh mereka. Karena biasanya penginapan mereka adalah rumah pribadi yang di modif sehingga bakalan susah kalo anda mau cari sendiri. Kisaran harga permalam : 75k - 150k per malam (non breakfast)

    Budget Hotel : Sama seperti backpacker hotel juga. Cuma dengan fasilitas lebih doank seperti b'fast dan hot/cold water. Kisaran harga : 200k - 300k

    Medium Hotel : Bisa ditemuin di daerah Monkey Forest seperti : Arma Hotel, Pertiwi, Camplung Mas, Yulia Inn, Cahaya Dewata, Padi Prada Suites, Sahadewa Resort, Ubud Village Hotel dan Campuhan. Kisaran harga 500k - 1,000k

    Exclusive : Lumayan berkelas biasanya bintang 4 keatas : Payogan,Novus Taman Bebek, Natura Resort, Nandini dan Furama. Start di harga 1,000k - 2,500k

    VIP : ini kelas beratnya disini di Ubud, Arma Villa, COMO SHambala, Ubud Hanging Garden, Four Season, The Samaya, 5 Elements, Komaneka, Pitamaha, Kupu Barong, Royal Kamuela, Uma Ubud, Viceroy, Kayu Manis dll. Start di harga 2,000k - maksimum tertinggi untuk 1 (ONE) Bedroom di COMO SHAMBALA : kurang lebih 13,000k (13 juta) permalam


    Bebek Bengil : Banyak banget bebek bengil di daerah Ubud. Anda bisa memilih salah satu yang sesuai dengan keinginan anda. Salah satu yang bisa saya recommended I Made Joni. Anda bisa mendatangi restoran ini jika anda menuju Goa Gaja (rutena ada diatas)

    Babi Guling Ibu Oka : Nah..ini yang paling dicari di sini. Lokasina pas di perempatan Pasar Seni Ubud. Bisa anda liat pada saat jam makan siang akan banyak orang mengantre disana. Jika anda ingin dalam kondisi grup dan ingin mengambil 1 ekor babi guling, anda bisa booking langsung ke Ibu Oka. Tapi tempat makannya juga berbeda..lokasinya agak sedikit jauh dan masuk kedalam2..jadi disarankan booking melalui agent ajah klo mau makan babi guling 1 ekor..
    Note: Buat yang males antre di Pasar Seni, anda bisa makan Babi Guling Ibu Oka di Desa Mas (silahkan ikuti rute yang diatas)

    Nasi Ayam Kedewatan : Nah..ini yang lebih jauh lagi..bisa - bisa nyasar sih kalau kesini. Kita mulai dari rute diatas yang belok Kanan : Ubud. Silahkan anda ikuti rute tersebut hingga mendapati perempatan yang ke kanan menuju Monkey Forest. Di perempatan ini anda lurus saja langsung menuju arah Kedewatan. Ketika anda mendapati sign Hotel Tjampuhan, siap2 untuk belok kiri. Lalu ikutin aja jalanannya..pasti deh sampai disana..(agak ribet jelasin lokasi pas-nya harus banyak nanya atau paling ngga bawa guide atau driver lokal)


    ARMA : Agung Rai Museum Arts ; museum yang dimiliki keluarga Gung Rai berisikan banyak kerajinan kayu,lukisan dll. Di waktu malam bulan purnama biasanya mereka mengadakan pertunjukan tari kecak atau legong.
    Museum Antonio Blanco
    Monkey Forest Ubud
    Pasar Seni Ubud
    Puri Saren = Biasanya ada tarian legong jika malam hari.


    Cycling (di pinggiran atau ditengah Ubud) untuk pinggiran Ubud disarankan anda memakai guide lokal.
    Rafting : di daerah Payangan bagian utaranya Ubud (lewatin Kedewatan)
    VW Safari Ubud : bisa dibook melalui agent atau hotel
    Quad Bike dll.

Page 3 of 8 FirstFirst 12345 ... LastLast

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •